Make your own free website on Tripod.com
[back Indonesian][English]

Konsep Pemolisian Masyarakat di Indonesia
(Kertas Karya Perorangan pada Sespati Polri Pendidikan Reguler I - TP. 2000
Disahkan tanggal 25 Januari 2001)

Kombes Pol. Dr. EDDY SAPARWOKO, Sp,JP,MM

A B S T R A K

Gelombang reformasi yang melanda Indonesia membawa dampak positip yang membawa banyak perubahan berupa reformasi di berbagai bidang, namun demikian timbul pula dampak negatip yakni euforia reformasi yang kebablasan.

Dalam penanganan tindak kriminalitas Polri telah berbuat cukup banyak, namun untuk penanganan masalah sosial yang lain termasuk konflik sosial Polri masih harus melakukan banyak perbaikan.

Agar lebih akurat dalam penanganan masalah-masalah Kamtibmas tersebut khususnya dikaitkan dengan reformasi menuju Polri yang profesional, maka Polri perlu mempertimbangkan suatu langkah strategis dengan memulai penyusunan dan penerapan konsep yang dapat memenuhi harapan masyarakat demi terwujudnya rasa aman, tenteram, dan damai sesuai dengan doktrin Tata Tentrem Kerta Raharja.

Strategi Pemolisian Masyarakat (Community Policing) menurut hemat penulis merupakan sebuah konsep Kepolisian yang diharapkan dapat mewujudkan rasa aman, tenteram, dan damai, oleh karena secara empiris konsep ini telah terbukti keberhasilannya di berbagai negara dalam membangun kebersamaan Polisi dan Masyarakat dalam menangkal dan memberantas tindak kejahatan.

Dalam tulisan ini selanjutnya akan dibahas tentang :

Perkembangan Perpolisian di Indonesia dan berbagai negara lain. 
Perkembangan lingkungan strategis dan pengaruhnya terhadap Perpolisian di Indonesia. 
Gambaran masyarakat yang mendambakan dan mencintai rasa aman, suasana tenteram dan kondisi yang penuh kedamaian, yang dikenal sebagai masyarakat madani, serta perpolisian yang diharapkannya. 
Sejalan dengan hal-hal tersebut di atas maka dalam tulisan ini juga dibahas bagaimana konsepsi kebijakan, strategi dan implementasi Pemolisian Masyarakat di Indonesia.

[back Indonesian][English]

(Operator : Sri Sulistiyowati)

 

 

updated 07/28/02
Disdokkes Polri